Mengabadikan Momen Menjadi Konten

Serba Serbi  
Dok Batavia Madrigal Singers
Dok Batavia Madrigal Singers

Salah satu paduan suara Indonesia, Batavia Madrigal Singers (BMS) merayakan ulang tahunnya yang ke-25 dengan membuat film pendek musikal berjudul Melodialog. Uniknya, hampir seluruh kru hingga pemeran yang terlibat di balik filmnya adalah anggota dari Batavia Madrigal Singers itu sendiri.

Beberapa di antaranya adalah Avip Priatna selaku music director, Farman Purnama sebagai komposer, dan Mohamad Rahmatullah sebagai pemeran utama.

Melodialog berkisah tentang anak muda yang gigih mengejar mimpi. Selain itu, film yang tayang pada 22-24 Maret 2022 ini juga dibuat untuk menginspirasi Gen Z agar berani mengejar mimpi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Eksekutif produser film Melodialog, Giok Hartono mengatakan, ia membuat film ini untuk menginspirasi anak muda agar berani terus mengejar mimpi. “Seperti Batavia Madrigal Singers yang menjadi tempat para anggotanya mengejar mimpi dan mengembangkan potensi diri, saya dan Batavia Madrigal Singers juga ingin mengajak dan menginspirasi anak-anak muda di seluruh Indonesia untuk tidak takut mengejar mimpi,” ujarnya.

Ketika menyaksikan pertunjukan seperti Melodialog, jangan lupa jadikan kesempatan tersebut sebagai konten untuk makin mewarnai sosial media yang kita miliki. Agar berbagai momen atau tempat yang kita temui dapat menjadi konten yang menarik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Di antaranya:

1. Perhatikan karakter dan cerita

Kedua hal ini, bisa menjadi sentuhan yang bisa membuat konten kamu terlihat beda dan stand out. Untuk menangkap momen yang kelihatan lebih bercerita, kita bisa menggunakan Portrait Mode. Mode ini digunakan untuk menangkap ekspresi dan karakter wajah lebih tajam, sehingga feel konten lebih tergambarkan dan dramatis.

Efek blur yang ditampilkan dengan smartphone, juga bisa makin terlihat smooth. Apalagi ketika kita foto di tengah keramaian, hasil foto juga bisa menjadi lebih dramatis dan estetik.

2. Manfaatkan proses color grading atau retouch

Dok Samsung Indonesia 
Dok Samsung Indonesia

Kedua proses ini, biasanya dilakukan setelah mengambil gambar untuk makin menambah efek dramatis pada gambar yang ingin kita tampilkan. Tapi, dengan Pro Mode di perangkat flagship, seperti Galaxy S22 5G dan S22+ 5G, kita bisa mengatur brightness, contrast, shadow, dan elemen lainnya sebelum memotret dengan color tone.

Dengan begitu, kita bisa tahu akan seperti apa tone warna yang dihasilkan dari foto kita. Hal ini akan sangat berguna, saat kita ingin memfoto jajaran lampion atau tempat makan yang penuh lampu.

Dengan Pro Mode, ada pula focus peaking yang dapat membantu kita menunjukkan area mana saja yang optimal untuk menjadi fokus. Sehingga, kita bisa ambil foto low-light dengan lebih mumpuni.

3. Bermain komposisi

Biasanya, ada banyak objek yang bisa dimaksimalkan untuk menciptakan komposisi foto yang lebih unik. Misalnya, dengan fitur Auto Framing, kita akan bisa merekam video saat menyusuri sebuah tempat, dari satu spot ke spot lain dengan fokus yang akan selalu terarah ke wajah kamu untuk hasil video yang lebih sinematik.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Technology believer.. tech-society observer.. recovering digital addict

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image