Berbagai Cara untuk Melindungi Data Kita

Digicafe  
Stockvault/Jack Moreh
Stockvault/Jack Moreh

Dalam beberapa pekan terakhir, pelanggaran data terus-menerus terjadi di Indonesia. Sektor sasarannya beragam, mulai dari e-commerce, institusi pendidikan, hingga sektor pemerintahan.

General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky Yeo Siang Tiong menjelaskan, hal ini merupakan ancaman serius karena data merupakan komoditas yang berharga. "Penjahat dunia maya melihat jenis serangan ini sebagai hal yang menguntungkan. Dengan informasi yang bocor di tangan, penjahat dunia maya dapat menyamar sebagai orang tertentu atau menyebarkan penipuan rekayasa sosial untuk mengelabui korban agar mengungkapkan informasi login yang sensitif," ujarnya.

Mereka, lanjut Yeo bahkan dapat menjual data yang dicuri di web gelap, beberapa kali. Menurutnya, saat ini sangat penting untuk dipahami bahwa perlindungan data adalah tanggung jawab bersama.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Yeo pun membangikan berbagai cara yang bisa kita lakukan sebagai upaya mengamankan data, termasuk data keuangan daring kita.

Beberapa di antaranya, adalah

● Luangkan waktu untuk mengonfigurasi perangkat seluler dengan benar. Periksa pengaturan permisif untuk WhatsApp dan aplikasi seluler lainnya.

Pastikan perangkat kita, tidak secara otomatis mempublikasikan setiap aspek kehidupan sehari-hari secara daring. Langkah ini akan membantu membatasi jumlah informasi yang tersedia bagi peretas yang telah menyusup ke akun WhatsApp kita.

Unsplash/Morthy
Unsplash/Morthy

●Jangan pernah membagikan kode verifikasi apa pun dengan siapa pun, melalui SMS atau telepon. Kode-kode ini adalah cara utama layanan untuk memverifikasi bahwa Anda adalah diri Anda sendiri.

● Aktifkan otentikasi dua faktor jika memungkinkan.

Bahkan jika Anda kehilangan akses ke akun surel, hal ini akan dapat melindungi akun yang lain dari pencurian.

● Pastikan Anda memiliki kunci layar dan menginstal perangkat lunak yang dapat menghapus ponsel Anda jika hilang.

● Jangan terjerumus pada phishing, meskipun itu adalah phishing yang ditargetkan. Jika Anda menerima tautan dari sumber yang tidak dikenal, jangan mengkliknya secara otomatis.

Selalu berpikir sebelum Anda mengklik, atau lebih baik, jangan mengklik sama sekali.

● Selalu perbarui perangkat Anda tepat waktu dan beri perhatian khusus pada pembaruan keamanan

● Hanya instal aplikasi dari sumber tepercaya.

●Jangan gunakan Wi-Fi yang tidak aman, atau jika Anda melakukannya, gunakan Jaringan Pribadi Virtual (VPN) untuk melindungi diri.

● Mencatat dan susunlah layanan terpenting yang terkait dengan akun Anda yang diretas. Ingat semua layanan yang Anda masuki dengan akun ini dan semua layanan yang mengirim surel pengaturan ulang kata sandi ke akun tersebut.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Technology believer.. tech-society observer.. recovering digital addict

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image