Bangkitkan Wisata Lewat Desa Digital

Digicafe  
Pixabay/Tonywuphotography
Pixabay/Tonywuphotography

Sektor pariwisata yang sempat terpuruk imbas pandemi, kini harus dibangkitkan lagi. Melalui transformasi digital, daerah tujuan wisata bisa memanfaatkan teknologi informasi sebagai sarana promosi, serta mendorong semua lapisan masyarakat untuk ikut terlibat mempromosikan melalui konten-konten positif.

Sehingga ada berbagai destinasi baru yang dapat lebih dikenal luas. Menurut Rektor Institut Nitro Makassar dan Ketua Masyarakat Sadar Wisata Sulawesi Selatan, Hatta Alwi Hamu, pemerintahan Presiden Jokowi kini terus mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di desa melalui program desa wisata dan desa digital.

"Dengan mengawinkan pariwisata dan digital ini diharapkan dapat mengungkit ekonomi desa," ujarnya dalam webinar bertema “Membuat Pariwisata Viral di Era Digital”, di Makassar, Sulawesi Selatan, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Di desa, lanjut Hatta, ada banyak sumber daya yang bisa dioptimalkan dan masyarakat bisa ikut mengelola. Dengan demikian, diharapkan masyarakat desa tidak berurbanisasi ke kota.

Salah satu cara untuk membangun destinasi digital di desa, sambung Hatta, salah satu caranya adalah dengan menyediakan spot-spot foto bagi pengunjung. Sehingga, pariwisata bisa viral melalui foto dan video yang diunggah wisatawan di media sosial.

Dalam kesempatan yang sama, relawan TIK dan Pendamping UMKM Go Digital, Shodiqul Masduki menjelaskan, konten pariwisata akan menjadi konten yang produktif manakala dibagikan dan dipromosikan sehingga audiens tertarik.

Saat ini banyak tersedia aplikasi yang memudahkan masyarakat dalam membuat konten dan editing seperti Canva dan Kinemaster. Di sisi lain, masyarakat juga harus meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya agar konten yang dibuat bisa lebih menarik.

Tak lupa, Shodiqul pun membagikan sejumlah tips. “Agar konten menarik, buatlah mayeri sebaik mungkin. Misalnya untuk konten video, buat transisi antarscene yang bagus, tambahkan musik yang sesuai dan suara yang bagus, dan pastikan video harus menarik di awal dan juga di akhir," ujar Shodiqul.

Saat video, akan diunggah di YouTube, dia menyarankan, buat thumbnail yang menarik. Sehingga orang akan tertarik melihat isi videonya.

Menurut Shodiqul, konten pariwisata yang dibuat juga harus original dan berkualitas, punya target pasar yang jelas, konsisten diunggah secara berkala dengan memperhatikan jam tayangnya, serta menekankan branding atau pencitraan yang positif tentang keunikan sebuah destinasi.

Perkuat Sektor Minat

Pixabay/Julius Silver
Pixabay/Julius Silver

Dosen Fikom UNPI dan NXG Indonesia, Astri Dwi Andriani menyampaikan, untuk bisa membangkitkan lagi sektor pariwisata yang dua tahun terpuruk akibat pandemi, pengelola destinasi di daerah harus memperhatikan Unique Selling Point (USP) yaitu keunikan atau kekhasan yang membedakan dengan destinasi lainnya.

Contohnya, dengan mendorong wisata minat khusus dan antimainstream. “Jenis wisata ini memang cenderung tidak memiliki pasar yang luas namun justru lebih efektif untuk memberikan promosi positif bagi dunia pariwisata," kata Astri.

Misalnya sebuah daerah punya pantai yang bagus, bisa jadi yang dijual atau promosikan bukan hanya pantai dan keindahan lautnya, tapi promosikan juga wisata minat khusus, seperti ajang lari marathon. Hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Kegiatan ini khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya yang tak hanya bertujuan untuk menciptakan komunitas cerdas, tapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Technology believer.. tech-society observer.. recovering digital addict

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image